Bandar Lampung, Kulintang.co — Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto akhirnya buka suara soal beredarnya di Media Sosial (Medsos) foto selfie dirinya bersama dua orang yang salah satunya mengenakan seragam pdh RMD Calon Gubernur (Cagub) Lampung nomor urut 02.
Melalui Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh. Sekdaprov Fahrizal Darminto mengatakan beredar di medsos dan berita ada foto dirinya bersama dua orang yang ditafsirkan bernuansa tidak netral dalam Pilkada.

Fahrizal menjelaskan, pada hari Kamis tanggal 3 Oktober 2024. Temannya bernama Hazai bertandang ke ruang kerja dirinya dan kebetulan mengajak temannya bernama Rusdi.
Baca Juga : Gindha Ansori : ASN Harus Netral, Sekdaprov Lampung Asyik Selfie Bersama Timses RMD di Ruang Kerja
“Saya belum pernah berkenalan sebelumnya dengan temannya Pak Hazai tersebut. Dalam pertemuan itu Pak Hazai mengajak saya untuk menyumbang perbaikan mushola di dekat rumahnya,”kata Fahrizal dalam penjelaskan yang di berikan Kadiskominfotik Lampung, Selasa 8 Oktober 2024.
Baca Juga : Bawaslu Lampung Tindak Lanjuti Foto Selfie Sekdaprov Lampung bersama Timses RMD?
Dalam pertemuan itu, Fahrizal mengakui hanya melakukan obrolan kosong tentang masa lalu bersama Hazai yang kebetulan pernah menjadi stafnya saat menjabat di Bappeda Lampung.
“Tidak ada pembicaraan yang terkait politik dan Pilkada. Sebelum Pak Hazai dan temannya pulang, mereka membuat selfi yang hasilnya beredar di medsos,”jelasnya.
Meski begitu, dalam foto yang beredar diduga berasal dari screenshot story whatsapp bercaption “Sosialisasi Tipis-Tipis untuk para ASN Insya Allah coblos Nomor 2 Katanya” menggambarkan adanya indikasi keberpihakan.
Sementara itu, Bawaslu Provinsi Lampung telah memberikan tanggapan dan sedang melakukan penelusuran soal foto selfie yang beredar di media sosial dan telah ramai di perbincangkan. Selain penelusuran, Bawaslu juga berencana melakukan pemanggilan terhadap Sekdaprov Fahrizal dan dua orang yang ada di foto tersebut.
“Pak Sekda sudah menjelaskan melalui WhatsApp, tapi kami tetap memerlukan pertemuan langsung untuk memverifikasi informasi ini,”kata Ketua Bawaslu Lampung, Iskardo P.Panggar. (Er/Red)




















