Kulintang,Bandar Lampung- Mudik lebaran tahun 2023 sudah didepan mata, bagi para pemudik yang ingin melalui jalur laut via lintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak atau sebaliknya. Jika lelah dapat beristirahat sejenak selama pelayaran dengan menikmati ruang khusus bagi penumpang yakni VIP Lounge yang bergaya mewah.
Layanan itu hanya terdapat di tiga Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yakni Batu Mandi, Sebuku, dan Jatra III. Penumpang yang memakai ruangan VIP Lounge selama di lintasan Selat Sunda akan dimanjakan dengan ruangan nyaman full pendingin udara (AC), sofa nyaman, wellcome drink coffee/tea, bebas membuat kopi/teh, dan snack box dengan merogoh kocek Rp.60.000 per penumpang.
VIP Lounge sendiri terletak di depan kapal, sehingga penumpang bisa menikmati pemandangan laut sepanjang perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak dan sebaliknya. Apresiasi atas layanan baru ini pun disampaikan sejumlah penumpang yang pernah memakai VIP Lounge ini. Sebut saja Tomy yang berbagi kisah lewat akun media sosialnya.
Namun, kata dia, tidak semua KMP eksekutif ada fasilitas seperti itu. Netizen lain pun menimpali unggahan itu. “Sayangnya ngak semua kapal ada fasilitas itu,”ujar Aqurius Girl.
Dioperasikan sejak tiga bulan terakhir oleh PT Trans Lampung Utama, anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Lampung Jasa Utama bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry. Di lintasan ini masih ada tiga KMP lain yang belum memiliki layanan VIP Lounge yakni 3 KMP Legundi, Portlink 0, Portlink 3.
Penumpang asal Bandar Lampung, Hendra Kusno, berharap ketiga kapal tersebut juga memiliki VIP Lounge, terutama dalam menyambut Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah ini. Hendra juga mempertanyakan pihak PT ASDP mengapa layanan bagus seperti ini tak ada di semua kapal.
Menurut Hendra, kehadiran layanan seperti ini dibutuhkan untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan mudik. Hendra yang mudik tiap Lebaran ke Purworejo, Jawa Tengah itu, mengatakan jika semua kapal eksekutif ada VIP Lounge, tak perlu lagi memilih dan menunggu kapal yang ada fasilitas itu.
Apalagi pemudik seperti dirinya, terbiasa memakai kapal eksekutif. “Bisa istirahat nyaman satu jam di perjalanan itu sangat membantu pemudik seperti saya menjaga kebugaran tubuh,” kata Hendra. (Red)





















Comments 1