Tulang Bawang, Kulintang.id – Momentum pelantikan Dewan Pengurus Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPC Granat) periode 2024 -2029 Kabupaten Tulang Bawang di gedung musyawarah mufakat Menggala menjadi simbol gerakan bersama berbagai elemen lapisan masyarakat dalam memerangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di kabupaten berjuluk Nengah Nyappur.
Hal itu dengan dilantik Pj.Bupati Ferli Yuledi sebagai ketua DPC Granat Kabupaten Tulang Bawang langsung oleh Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung, H. Tony Eka Candra dan penandatanganan komitmen bersama dari berbagai unsur seperti tokoh adat, agama, pemuda maupun pimpinan serta pengurus organisasi dan Aparatur Pemerintahan serta pengurus DPC GRANAT Se-Lampung dalam mewujudkan Kabupaten Tulang Bawang Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) GRANAT Hendry Yosodinigrat turut hadir secara langsung dan sekaligus menyerahkan SK dengan Nomor SKEP. 575/DPD-GRNT/LPG/X/2024 ke kepengurusan yang dinahkodai Ferli Yuledi tersebut.
“Selain memberikan edukasi, saya juga berpesan agar pengurus DPC yang baru dilantik bisa menyediakan nomor Whatsapp pengaduan masyarakat terkait peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba dengan menjaga privasi pengadu. Kemudian informasi itu di teruskan ke penegak hukum dan pengurus yang membidanginya memfollup informasi itu,”pesan Ketua DPP Granat Hendry Yosodiningrat dalam sambutannya, Kamis 23 Januari 2025.
Selain pesan dari pusat, Ketua DPD Granat Lampung H. Tony Eka Candra juga turut berpesan agar selain sosialisasi pencegahan, pengurus DPC juga menyebarkan informasi ke tengah masyarakat untuk bagi para pengguna narkoba yang ingin berhenti bisa segera mengubungi DPC agar melakukan rehab gratis dibiayai negara dan dijamin tidak di hukum serta identitasnya dirahasiakan.
Sementara itu, Ketua DPC Granat Tulang Bawang Ferli Yuledi dalam sambutannya mengatakan narkoba menjadi masalah krusial yang mana narkoba bukan hanya dikomsumsi orang dewasa bahkan sudah mengincar kalangan remaja dan anak khususnya kaum pelajar.
Menurut bang Ferli (sapaan akrab Pj Bupati Tulang Bawang-red) di kabupaten yang ia pimpin peredaran narkoba sudah 1 banding 100. Maka dari itu semua pihak harus bersama-sama memeranginya dan ia juga berpesan agar masyarakat berhati -hati dan waspada dalam pergaulan di Lingkungan.
“Granat merupakan komitmen bersama seluruh unsur masyarakat untuk bersama berupaya optimal dan preventif mencegah, mengikis peyalahgunaan narkoba,”ujarnya.
Bang Ferli menerangkan, kabupaten Tulang Bawang menjadi salah satu daerah yang rentan masuknya peredaran narkoba, karena letak geografisnya yang tepat berada Jalan Lintas Timur dan ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat maupun orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga agar tidak terjerumus dalam narkoba.
“Perlu diketahui, penyalahgunaan narkoba setiap hari semakin meningkat signifikan, jadi tugas kita bersama berkolaborasi untuk menjaga, jangan sampai orang terdekat terjerumus mengkomsumsi narkoba dan dampak narkoba bukan hanya merusak fisik dan mental tetapi juga merusak tatatanan ekonomi dan sosial, ingat jangan pernah sampai lengah, karena narkoba setiap saat ada di sebelah kita,”ungkapnya. (*/Red)




















