Bandar Lampung, Kulintang.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,12 miliar untuk uang saku bagi 1.500 calon jemaah haji asal Kota Tapis Berseri.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, masing-masing jemaah akan menerima uang saku sebesar Rp750 ribu. Jumlah ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp500 ribu per jemaah.
“Doakan semoga keuangan kita tahun depan lebih baik, sehingga kita bisa menganggarkan Rp1 juta per jemaah,” ujar Eva Dwiana saat membuka kegiatan manasik haji tingkat kota di Masjid Agung Al-Furqon, Rabu (9/4/2025).
Selain memberikan uang saku, Bunda Eva—sapaan akrabnya—juga berharap dapat menambah tiga orang petugas haji tambahan yang terdiri dari perwakilan jurnalis, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama.
“Penambahan petugas ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan jemaah. Kehadiran jurnalis juga penting agar kondisi jemaah bisa terus dikabarkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandar Lampung, Makmur, menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 15 petugas akan mendampingi jemaah haji asal Bandar Lampung. Mereka terdiri dari 8 Petugas Haji Daerah (PHD), 4 petugas pimpinan kloter, dan 3 petugas kesehatan.
Terkait usulan penambahan petugas oleh Wali Kota, Makmur menyebut hal tersebut akan diteruskan ke tingkat provinsi.
“Usulan wali kota akan kami sampaikan ke provinsi. Nantinya pusat yang akan memutuskan apakah disetujui atau tidak,” jelasnya. (*)




















