Bandar Lampung, Kulintang.co — Paslon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Nomor Urut 1, Reihana – Aryodhia, mengatakan bahwa saat ini Pemerintah Kota Bandar Lampung tersandera hutang ratusan miliar setiap tahunnya.
Hal itu dikatakan Reihana saat Debat Publik I Pilwakot 2024 dengan tema “Tata Kelola Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat” yang digelar KPU Bandar Lampung, di Ballroom Hotel Emersia, senin (28 Oktober 2024) malam.
“Utang Pemkot Bandar Lampung pada tahun 2023 total 396 Miliar Rupiah yang terdiri dari Utang Belanja 285 Miliar Rupiah dan utang kepada Pemerintah Pusat dari PT. Sarana Multi Infrastruktur sekitar 111 Miliar Rupiah.” Kata Reihana.
Utang tersebut menurut Reihana, terjadi akibat dari tata kelola keuangan yang belum baik.
“Mengurus keuangan negara itu bukan seperti urus uang rumah tangga, apa yang sudah direncanakan di awal harus dilaksanakan. Tidak tumpang tindih dengan program lain uangnya.” Kata Reihana saat diwawancara awak media.
Setiap perencanaan juga, kata Reihana seharusnya dilakukan secara bottom up, artinya apa yang menjadi kebutuhan direncanakan dari mulai tingkat musyawarah kelurahan, kecamatan hingga sampai di kota.
“Dari kebutuhan masyarakat yang ada dan keterbatasan anggaran, nantinya akan ditentukan skala prioritas pembangunan yang mana yang dinilai mendesak.” Kata Reihana.




















