Kulintang, Bandar Lampung- Melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri 2023 (Serambi), Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung melayani penukaran uang pecahan kecil ke masyarakat dengan pelaksanaannya bersama 36 perbankan, di 180 titik penukaran yang tersebar di Provinsi Lampung.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Budiyono mengatakan jumlah tersebut meningkat 21 titik dibandingkan 2022. Layanan penukaran selain bertempat di Festival Ramadhan 2023 yang juga dilayani empat bank yakni BSI, Bank Lampung, BRI, dan Bank Mandiri.
“BI Provinsi Lampung juga bekerjasama dengan sejumlah bank untuk melayani penukaran di beberapa pusat keramaian,” kata Budiyono, di Bandar Lampung, Jumat 24 Maret 2023.
Diantara tempat pusat keramaian yaitu, di Rest Area Jalan Tol Trans Sumatera, Pelabuhan Bakauheni dan kapal penyeberangan (BSI, BRI, BNI, Bank Mandiri dan Bank Lampung). Kemudian pusat perbelanjaan, lingkungan Pemerintah Daerah yaitu perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Kantor Kepolisian Daerah, dan layanan kas keliling drive thru dan walkthru di area perkantoran Bank Indonesia Lampung (BSI, BRI, BNI, Bank Lampung, BCA dan Mandiri).
Untuk kelancaran pelaksanaan dan mendukung digitalisasi, layanan penukaran uang masyarakat dilakukan pemesanan terlebih dahulu secara online melalui aplikasi Pintar pada situs pintar.bi.go.id.
“Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin nyaman, mudah, dan memperoleh kepastian/keakuratan jumlah serta kualitas uang yang ditukarkan. Secara nasional,”ujar Budiyono.
BI pada 2023 menyiapkan uang tunai senilai Rp 195 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang tunai layak edar selama periode Ramadan dan Idulfitri 1444 H.
Kemudian, membuka titik layanan di 5.066 titik di seluruh Indonesia, bertambah 377 titik atau naik sebesar 8,22% (yoy) dari 2022.
Untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah di Provinsi Lampung, BI menyiapkan uang kartal Rp4,5 triliun yang layak edar selama periode Ramadan dan Idulfitri 2023. Jumlah uang yang disediakan tersebut meningkat 20,9% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 3,7 triliun.
Dalam layanan penukaran uang pecahan kecil kepada masyarakat yang bersinergi dengan perbankan di Provinsi Lampung yakni BSI, Bank Lampung, BRI dan Bank Mandiri, menyediakan paket penukaran uang per orang Rp 3,8 juta yang terdiri dari:
1. Pecahan Rp20.000=Rp2.000.000 (1 pak)
2. Pecahan Rp10.000=Rp1.000.000 (1 pak)
3. Pecahan Rp5.000=Rp500.000 (1 pak)
4. Pecahan Rp2.000=Rp200.000 (1 pak)
5. Pecahan Rp1.000=Rp100.000 (1 pak)
Total Rp3.800.000
Pada layanan penukaran uang Rupiah juga dilakukan sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah dan mendorong penggunaan QRIS di kalangan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema edukasi dan komunikasi ‘Belanja Bijak’, yang selaras dengan aspek Paham Rupiah melalui prilaku belanja bijak sesuai kebutuhan. (Rls/Red)




















