Kulintang, Jakarta- Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara meledak kemudian terbakar. Puluhan rumah dan toko warga tersambar api. Akibatnya belasan orang dikabarkan tewas dan sekitar 50 orang korban mengalami luka bakar.
Kejadian itu, pada Jumat 3 Maret 2023 sekitar pukul 20.00 WIB malam. Warga setempat mengaku sempat terdengar ledakan yang cukup keras dari depo Pertamina tersebut.

Menurut informasi yang beredar, terjadi kebocoran pipa dekat Komplek Koramil Jl. Tanah Merah Bawah RT.12 RW.9 Rawa Badak Selatan Koja Jakarta Utara. Warga sekitar mengaku adanya bau BBM yang menyengat.Warga mengatakan kalau kejadian terjadi pukul 20.00 WIB malam. “Kejadiannya jam 8 malam ini, dan tiang listriknya meledak, tadi saya hanya dengar ledakan kencang,” kata warga tersebut kepada wartawan.Warga jalan Alur Laut, Rawa Badak Selatan juga menyebut kalau ada ledakan yang terdengar. “Tadi sempat ada ledakan besar tadi aliran listrik sempat kedip,” kata dia.
Dengan adanya ledakan dan menyebabkan kebakaran itu, warga langsung berhamburan ke kantor kelurahan setempat. “Sekitar jam 8.15 (malam kejadian). Orang tanah merah pada lari ke kelurahan rawa badak selatan jarak 2 km,” kata Diro.
Berhamburannya warga membuat lalu lintas sekitar menjadi padat. Dari video yang diterima, terlihat ada kepulan asap hitam di sekitaran pemukiman. Sembari sesekali terlihat beberapa kali nyala api dari kebakaran yang terjadi akibat bocornya pipa tersebut.
Pemicu kebakaran sementara diduga pipa bahan bakar (bensin) di Jalan Tanah Merah Bawah, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utra, Sebanyak 31 damkar dikerahkan.
Hingga pukul 00.30 4 Maret 2023, korban luka akibat kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, terus bertambah. Terkini, total korban luka menjadi 38 orang. “Untuk meninggal ada 15 korban tewas, luka-luka 38,” kata Kasudin Gulkamart Jakarta Utara, Rahmat Kristanto, dilokasi.
Korban mayoritas dewasa dan ada juga anak- anak. Dari papan informasi di dekat mobil pemadam kebakaran di lokasi, tercatat petugas telah melakukan evakuasi terhadap 9 orang meninggal dunia, dan korban luka bakar.
Korban luka bakar sendiri terbagi ke dalam sejumlah rumah sakit, terbanyak di Rumah Sakit Mulyasari sebanyak 15 korban, 10 orang di Rumah Sakit Koja, 8 orang di Rumah Sakit Tugu, dan 5 orang di Rumah Sakit Pelabuhan.
Petugas di Rumah Sakit membenarkan bahwa korban luka kini tengah dirawat akibat luka bakar. “Iya pak, luka bakar,” katanya melalui sambungan telepon. Tapi dia tidak bisa memastikan berapa jumlahnya, karena kondisi rumah sakit yang sedang sibuk menerima dan menangani pasien.
Beredar di sosial media, sejumlah rumah warga ikut terbakar akibat ledakan dan kebakaran di Depo Pertamina, Plumpang.
Tampak beberapa foto menggambarkan, pakaian mereka berantakan karena ada sobek atau terbakar saat mencoba menyelamatkan diri. Hingga dini hari, Tim Polda Metro Jaya dipimpin Kapolda Metto Jaya Irjen Pol M Fadil Imran, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi masih melakukan oleh TKP dilokasi kejadian, bersama Tim Fuslabfor. Kasad TNI AD Jenderal Dudung juga tampak meninjau lokasi kebakaran, mengerahkan TNI untuk membantu warga bersama kepolisian. (Red)




















