Tanggamus, Kulintang.co – Beredar sebuah video berdurasi 1 menit 5 detik yang memperlihatkan amukan gajah di Talang Bandar, Blok 3 Register 39, Pekon Gunung Doh, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Kabupaten Tanggamus pada Senin dini hari 30 Desember 2024.
Terlihat sebuah rumah berdinding papan dengan kondisi hancur terbongkar dan isi rumah berhamburan. Tak sampai disitu saja amukan mamalia besar itu juga memakan korban jiwa.
Seorang warga yang diduga pemilik rumah yang hancur, tewas secara tragis setelah diinjak-injak oleh gajah yang mengamuk. Hal itu menurut perekam video tersebut.
“Ini kemungkinan anggota badan semalam kejadian di Talang Badar, ini mungkin yang masih tertinggal. Jangan diangkat dulu, ditutup-tutupin aja. Itu ada organ rambut, masih ada kupingnya, ini tengkorak-tengkoraknya. Inilah situasi terkini,” ujar narasi dalam video tersebut.
Kabar yang telah beredar dan menghebohkan warga itu pun dibenarkan oleh Humas Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) melalui pesan WhatsApp.
“Iya, ada musibah ini, langsung menghubungi petugas di lapangan Pak dan korbannya perempuan,” terangnya singkat.
Hal senada juga turut dibenarkan, Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Komisaris Besar Umi Fadillah. “Benar, peristiwa itu terjadi di Kabupaten Tanggamus, tadi dini hari,”kata Kombes Umi.
Umi menjelaskan, anggota Polres Tanggamus masih berada di lokasi untuk mengumpulkan data korban, bahan keterangan, serta kronologi peristiwa tersebut dan informasi dari hasil perkembangan dari kejadian itu akan pihaknya sampaikan kembali.
“Konflik antara gajah dan manusia bukanlah hal baru di daerah ini. Sebelumnya, pada November 2024, kawanan gajah liar Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) juga masuk ke permukiman dan merusak belasan rumah warga di Talang Sindang, Register 39, Blok 8 Banding, Tanggamus dan total rumah yang mengalami kerusakan sebanyak 15 unit. (Rumah) yang rusak parah ada 5 unit,”tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi kejadian itu dan total serta identitas korban dari amukan gajah liar tersebut. Dan saat ini aparat setempat dan petugas TNBBS masih melakukan penyelidikan di lokasi. (*/Red)



















