Bandar Lampung, Kulintang – Sempat ramai mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL) di Kantor Bawaslu Lampung tertembak peluru nyasar pada Rabu 28 Agustus 2024 lalu. Aparat kepolisian yang menerima laporan insiden tersebut melakukan penyelidikan. Dari hasil pengusutan, Polsek Sukarame, Polresta Bandar Lampung menakap pelaku penembakan bernama Linton Sinaga (19) warga Kecamatan Panjang, Sabtu 31 Agustus 2024.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Abdul Waras mengatakan, identitas pelaku bernama Linton Sinaga (19) asal Panjang, Bandar Lampung. Pelaku berhasil ditangkap sedang menginap disalah satu tempat penginapan di Rangai, Katibung, Lampung Selatan.
Dari pemeriksaan, pelaku melakukan penembakan tersebut, karena dilatari rasa cemburu terhadap pacarnya, yang melambaikan tangan ke korban pada saat berada di kamar hotel di sebelah Kantor Bawaslu Lampung.
“Pacar pelaku ini mengkode untuk meminta nomor WhatsApp oleh korban, yang pada saat itu berada di teras Lantai 2 Kantor Bawaslu Lampung,” ujar Kombes Abdul Waras, saat ekspos di Mapolsek Sukarame, Sabtu 31/08.
Atas dasar itu, pelaku langsung melakukan penembakan yang mengarah ke Kantor Bawaslu Lampung, hingga salah satu pelurunya mengenai tangan korban bernama Sandi Polanda (25) warga OKU Selatan.
Kapolres menyebut, setelah menembak ke arah Kantor Bawaslu Lampung, pelaku ini kembali melakukan penembakan menggunakan senjata air softgun di daerah Sukabumi, Bandar Lampung, setelah mengantarkan pacarnya.
“Jadi senjata air softgun ini selaku dibawa oleh pelaku, bahkan saat ditangkap juga sedang membawa senjata tersebut. Untuk izin kepemilikan juga tidak ada, ini akan kami dalami dia ini dapat dari mana,” sebut Kapolres.
Dari penangkapan, polisi mengamankan barang bukti berupa sepucuk senjata jenis air softgun beserta peluru gotri, yang dibungkus dalam kemasan. Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti narkoba seperti 9 paket kecil ganja siap edar, dua paket besar ganja, 8 paket sedang ganja, satu paket besar sabu, satu paket sedang sabu, 25 paket kecil sabu siap edar, dan empat unit timbangan digital. (*)




















