Kulintang.co (Jakarta)- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memuji Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang berhasil mengcounter isu dan menviralkan jalan rusak di provinsinya hingga mendapat perhatian Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Setelah jalan rusak itu viral, Jokowi mendatangi lokasi jalan rusak tersebut dan menyatakan bakal menggelontorkan sejumlah dana untuk perbaikan.

“Pak Gubernur Lampung ini lihainya luar biasa, dia viralkan jalan rusak itu dan dapat Rp 800 miliar. Itu lah pemain Partai Golkar,” kata Airlangga dalam pidatonya di Rakernas Partai Golkar di Jakarta Barat, Minggu, 4 Juni 2023.
Sebelumnya, Jokowi melakukan inspeksi mendadak terhadap jalan rusak di Provinsi Lampung. Berdasarkan hasil inspeksi tersebut, Jokowi mengumumkan alokasi dana sebesar Rp.800 miliar untuk memperbaiki jalan-jalan di provinsi tersebut.
Sidak jalan rusak ini dilakukan oleh Jokowi setelah Hari Raya Idul Fitri 2023, mengingat kondisi jalan rusak yang cukup parah di Lampung. Jokowi mengatakan tahun ini pemerintah pusat akan memberikan dana untuk perbaikan jalan di Provinsi Lampung.
“Jadi khusus untuk Lampung kurang lebih untuk perbaikan 15 ruas jalan, termasuk ini akan diberikan Rp 800 miliar,” kata Presiden Jokowi.

Kasus jalan rusak di Lampung viral setelah Bima Yudho Saputro mengunggah konten kritikannya berjudul “Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-maju” yang direspon Gindha Ansori Wayka karena dalam konten kritikannya terdapat kata-kata yang dianggap kurang etis yang pada akhirnya berujung pada laporan ke polisi oleh pengacara itu.
“Gue berasal dari provinsi satu ini dajjal itu yang saya laporkan, bukan kritikannya. Kalo kritikan saya setuju dan mendukung, harapan saya kedepan masyarakat bijak untuk menggunakan media sosial, adapun ingin mengkritik ya harus bangun kritik yang santun dan konstruktif untuk membangun masyarakat,”kata Gindha, pada 11 April 2023 lalu.
Pasca laporan itu, Bima mengaku di media sosial jika keluarganya mendapat tekanan setelah video tersebut ramai dibicarakan serta Gindha dan Bima viral dan trending di media sosial. Meski begitu pada Selasa 18 April 2023, dihari yang sama Gindha Ansori cabut laporan dan Polda Lampung mengumumkan penghentian penyelidikan atas laporan tersebut.
“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi terkait kasus tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, kami menyimpulkan bahwa perkara yang dilaporkan oleh pelapor atas nama Ansori tersebut bukan merupakan tindak pidana,”ujar ujar Kombes Pol Donny saaat ekspos di Mapolda Lampung.
Setelah itu, Presiden Jokowi pun melakukan kunjungan ke Lampung untuk meninjau jalanan yang rusak. Saat itulah Jokowi menyebut perbaikan sebagian jalan yang rusak akan dilakukan pemerintah pusat. Adapun sebagian lain dikerjakan pemerintah daerah setempat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan 10 paket pekerjaan preservasi atau pemeliharan jalan dan jembatan tahun 2023 untuk tahun 2023. Pekerjaan ini ditangani Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono berharap askses jalan yang semakin baik bakal menunjang perekonomian masyarakat sekitar. “Kami harap konektivitas yang semakin baik bakal meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan dapat membantu percepatan pembangunan,” kata Basuki melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 Mei 2023. (*)




















