Kulintang.co (Bandar Lampung) — Kritikan infrastruktur jalan yang rusak di Provinsi Lampung, baik jalan milik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten yang ramai di media sosial belakangan ini menyita perhatian publik.
Baca : Kondisi Jalan Rumbia Dikeluhkan Pemprov Lampung Telah Anggarkan 50 Miliar Lebih
Puncaknya, kritikan pedas disuarakan oleh Bima mahasiswa asal Lampung yang berkuliah di Australia dengan konten video presentasi yang menyematkan kata ‘Dajjal’ didalamnya sehingga memantik pada laporan kepolisian yang diadukan oleh Gindha Ansori Wayka.
Baca : Mengaku Dari Lampung Dajjal Pemicu Dilaporkannya Bima ke Polisi
Sontak saja bagaikan suporter kesebelasan para netizen Indonesia ramai-ramai bersuara yang menciptakan pro dan kontra. Meski penyelidikan kasus itu telah dihentikan oleh Polda Lampung dan dihari yang sama laporannya dicabut oleh Gindha Ansori Wayka, Provinsi Lampung dan pejabatnya terus tuai sorotan tajam oleh netizen.
Baca : Hari Yang Sama, Gindha Cabut Laporan Polda Lampung Hentikan Penyelidikan
Meski Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung telah memberikan respon terkait infrastruktur jalan dan problem yang dialami selama kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi yang harus menanggung warisan hutang pemerintah provinsi sebelumnya sebesar 1,7 Trilyun Rupiah ditambah belum lama dilantik dihantam wabah Covid-19, serta penjelasan soal jalan yang menjadi sorotan khususnya jalan Rumbia sebelum viral telah masuk prioritas perbaikan jalan di tahun 2023 oleh Provinsi Lampung dengan anggaran Rp.50,8 Miliar.
Baca : Menilik Anggaran dan Problem Perbaikan Insfrastruktur Jalan di Lampung
Bahkan informasi yang didapatkan, sebelumnya Pemprov Lampung sempat mengajukan pinjaman ke Kementrian Keuangan namun diduga tidak ada respon baik. Sehingga Pemrov Lampung harus berjuang membangun Lampung Berjaya sesuai Visi-Misi Arinal Djunidi – Chununia Chalim ditengah keterbatasan.
Meski telah disampaikan upaya pembangunan ditengah problem yang dialami, namun Pemprov Lampung tetap di cap Gubernur Lampung dan Wakil Gubernur Lampung tidak bekerja, salah satunya adalah dari netizen @BUKAK*** “Baru kerja kalo sudah viral,” tulis akun tersebut dalam kolom komentar disalah satu video Tiktok.
Setelah seluruh pemangku kebijakan sibuk melayani masyarakat dalam hajat mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1444 H tahun 2023. Akhirnya Pemerintah pusat menengok buah bibir tajam netizen yang terus bergulir di Provinsi Lampung.
Hal itu dengan direncanakannya kunjungan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang diagendakan kembali berkunjung ke Lampung, dalam rangka untuk melihat cara kerja, kualitas kerja dan persiapan yang dilakukan Pemerintah Daerah, pada besok Rabu 3 Mei 2023. Namun informasi yang didapatkan media Kulintang.co jika kunjungan Jokowi ke Lampung akan di undur dan belum ada keterangan resmi yaitu ke tanggal 5 Mei 2023
“(Jokowi) ke sini (Lampung) melihat cara kerja, kualitas kerja dan persiapan yang dilakukan (pemerintah daerah),” kata Gubernur Arinal Djunaidi menanggapi kedatangan Jokowi ke Lampung disela meninjau perbaikan ruas jalan Korpri-Purwotani, Selasa 2 Mei 2023.
Meski tidak memberikan keterangan spesifik, Arinal Djunaidi membenarkan rencana tersebut dan menyebut pihaknya telah siap menerima kedatangan Jokowi, “Siap untuk kehadiran (Jokowi),”singkat Arinal.
Adapun rencana titik lokasi yang akan disambangi Jokowi yaitu Pasar Natar untuk memberikan bantuan tunai dan bagi-bagi sembako kepada masyarakat setempat. Setelah itu, dilanjutkan meninjau jalan rusak di Seputih Surabaya, Lampung Tengah, dan mengecek jalan di wilayah Lampung Selatan.
Hal itu terungkap dari video conference (Vicon) antara Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika dan Danrem 043/Garuda Hitam Lampung yang digelar pada Minggu 30 April 2023 sekira pukul 14.00 WIB sampai selesai di ruang rapat Pusiban Kantor Gubernur Lampung.
Menanggapi kedatangan Jokowi ke Lampung, netizen pun menanggapinya dengan tendesius yang seharusnya upaya dan respon Pemprov Lampung hingga respon Pemerintah Pusat dari kritikan itu seharusnya diapresiasi.
“Semoga pak presiden datang bersama rombongan KPK”tulis @liananzanalu**
“Jangan panik pak Gubernur, uangnya memang ada sesuai dengan janji bapak dilantik”tulis @adead***
“Kami senang sekali menunggu kedatangan Bapak Presiden RI ke Lampung, agar beliau tahu kondisi Keuangan Daerah untuk membangun infrastruktur Provinsi Lampung yang terbatas ditengah keinginan membangun Gubernur Lampung beserta jajaran yang sangat luar biasa” tulis Gindha dibeberapa kesempatan.
Penulis : Eri Romadhon




















